Voting Finalis FOTOKITA Award 2011


Posted by Promosi Online on January 11, 2012

Fotokita Award 2011 telah berakhir. Dari ribuan foto yang masuk, dewan juri telah memilih finalis 40 foto tunggal dan 20 foto cerita. Dukung foto finalis favorit Anda untuk jadi juara. 16 voter yang pilihannya sama dengan pilihan juri berhak mendapatkan hadiah uang tunai masing-masing Rp200.000 beserta merchandise dari National Geographic Indonesia. Vote sekarang juga!

Ketentuan:

  • Setiap voter hanya bisa memilih maksimal 3 foto tunggal dan 3 foto cerita
  • Periode voting 10 januari – 10 Februari 2012
  • Voter yang beruntung akan diumumkan pada tanggal 14 Februari 2012

Untuk berpartisipasi silakan mengunjungi: http://bit.ly/voteFKaward

Salam

Purwo Subagiyo
Digital Strategist
National Geographic Indonesia
event@nationalgeographic.co.id


Posted in EventNGI, FOTOKITA | No Comments »

Cultural Trip to Madura


Posted by Promosi Online on January 11, 2012


Letaknya yang berada di sebelah utara Pulau Jawa, Madura atau lebih dikenal dengan pulau garam, mempunyai masyarakat sendiri, dalam arti, mempunyai corak, karakter dan sifat yang berbeda dengan masyarakat jawa. Masyarakatnya yang santun, membuat masyarakat madura disegani, dihormati bahkan “ditakuti” oleh masyarakat yang lain. Banyak orang yang mengatakan bahwa masyarakat Madura itu unik, estetis dan agamis. Bahkan, ada yang mengenal masyarakat “pulau garam” ini adalah masyarakat santri, nan sopan tutur katanya dan kepribadiannya.

Pulau Madura besarnya kurang lebih 5.250 km2.     Secara politis, Madura selama berabad-abad telah menjadi subordinat daerah kekuasaan yang berpusat di Jawa. Sekitar tahun 900-1500, pulau ini berada di bawah pengaruh kekuasaan kerajaan Hindu Jawa timur seperti Kediri, Singhasari, dan Majapahit. Di antara tahun 1500 dan 1624, para penguasa Madura pada batas tertentu bergantung pada kerajaan-kerajaan Islam di pantai utara Jawa seperti Demak, Gresik, dan Surabaya. Pada tahun 1624, Madura ditaklukkan oleh Mataram. Sesudah itu, pada paruh pertama abad kedelapan belas Madura berada di bawah kekuasaan kolonial Belanda (mulai 1882), mula-mula oleh VOC, kemudian oleh pemerintah Hindia-Belanda. Pada saat pembagian provinsi pada tahun 1920-an, Madura menjadi bagian dari provinsi Jawa Timur.

dengan penduduk sekitar 4 juta Jiwa. Beragam seni, budaya di Madura menjadikan salah satu pulau penghasil garam ini patut kita datangi. Kita tentu sudah tidak asing lagi dengan namanya Jamu khas Madura yang merupakan warisan turun – temurun dari para leluhur yang masih tetap terjaga khasiatnya hingga sekarang.  Madura mempunyai obat-obatan tradisional seperti jamu-jamuan yang dipercaya berkhasiat bagi kualitas/kemampuan hubungan intim suami-istri. Misalnya bagi kalangan perempuan, Madura terkenal dengan jamu Tongkat Madura yang dipercaya dapat meningkatkan kualitas fungsi seksual. Tak hanya itu, ada lagi beberapa jamu khas Madura lainnya, yang diperuntukkan khusus bagi kalangan perempuan. Ramuan obat-obatan ini konon berkhasiat bagi kesehatan organ kewanitaan, dan dapat meningkatkan kualitas fungsi seksual kalangan perempuan. Sebut saja ada jamu Rapet Wangi, jamu Empot-Empot. Bahkan, ada juga dibuat dalam bentuk sabun perawatan bagi perempuan. Selain itu, ramuan-ramuan dari Madura ini juga dipercaya dapat membangkitkan gairah seksual kalangan perempuan. Soal harga pun, ramuan-ramuan Madura itu terbilang relatif murah dan terjangkau.

Di tempat asalnya, celurit pada mulanya hanyalah sebuah arit. Petani pun kerap menggunakan arit untuk menyabit rumput di ladang dan membuat pagar rumah. Dalam perkembangannya, arit itu diubah menjadi alat beladiri yang digunakan oleh rakyat jelata ketika menghadapi musuh. Demikian pula pendapat D. Zawawi Imron. Seniman sekaligus budayawan Madura ini menuturkan, kalangan rakyat kecil memperlakukan celurit sebagai senjata tajam biasa. Dengan kata lain, celurit itu bukan dianggap senjata sakti. Kini, masyarakat Madura masih memandang celurit sebagai senjata yang tak terlepas dari kehidupan sehari-hari. Tak mengherankan, bila pusat kerajinan senjata tajam itu banyak bertebaran di Pulau Madura. Tidak ada salahnya jika kita berkunjung ke sentra pembuatan celurit dan membawa pulang sebagai souvenir dan kenang-kenangan. Mengenai souvenir dan kenang-kenangan kita juga akan menyambangi langsung pembuatan batik gentongan di Tanjung Bumi, Bangkalan.

Rasanya belum lengkap jika berkunjung ke Madura tanpa mencicipi kuliner khas madura, misalnya bebek songkem, kaldu kolot, dan masih banyak lagi. Mengunjungi sebuah daerah rasanya bagaikan “sayur tanpa garam” jika tidak mengetahui sejarah asal-muasal daerah tersebut.  bertatap muka dengan peninggalan sejarahnya, memotret kebesaran warisan kerajaan di masa silam, menyaksikan kesenian asli di tempat asalnya yang akan dipandu oleh narasumber setempat.

“Cultural Trip to Madura” ini dikemas bagi pencinta seni budaya Nusantara dengan sentuhan yang ringan dan bersahabat. Bersama narasumber dan tokoh budaya setempat, peserta diajak untuk menelusuri Pulau Madura dari ujung Timur hingga ke ujung Barat.

BIAYA :
Rp. 4.000.000,- /orang (sharing 1 kamar berdua) Paling lambat 18 Januari 2012.

Biaya sudah termasuk :
Transportasi Jakarta-Surabaya-Jakarta dengan pesawat udara + airport tax ; Transportasi lokal Surabaya-Madura-Surabaya ; Akomodasi ; Makan + wisata kuliner selama di Madura ; Majalah National Geographic Indonesia dan National Geographic Traveler edisi terbaru.

INFORMASI PROGRAM & PENDAFTARAN
Eko 0877-71757151 / Aulia 0818-955079


Posted in EventNGT | No Comments »

National Seminar on UAV, Technology and Its Applications


Posted by Promosi Online on December 23, 2011

Grup Robot Indonesia, Global Technology Service Indonesia, dan Institut Teknologi Telkom
MEMPERSEMBAHKAN: SEMINAR NASIONAL UAV
National Seminar on UAV, Technology and Its Applications

UAV merupakan sebuah sistem pesawat tanpa awak yang memiliki kemampuan untuk melakukan berbagai jenis misi penginderaan jarak jauh berbasis video maupun foto/still image. Misi yang bisa diemban meliputi surveillance, reconnaisance, monitoring, patroli udara, foto udara resolusi tinggi. UAV (Unmanned Aerial Vehicle) dikenal sebagai pesawat terbang tanpa awak atau dikenal juga dengan istilah UAS (Unmanned Aircraft System) di Amerika.

UAV didefinisikan sebagai pesawat terbang tanpa pilot, menggunakan gaya aerodinamik untuk terbang, baik secara mandiri (automatis) dengan bantuan autopilot atau dikemudikan jarak jauh dengan bantuan remote control, dan dapat membawa muatan senjata atau tidak.

BENTUK KEGIATAN
Seminar ini adalah seminar nasional yang akan diikuti oleh para pecinta teknologi Robot khususnya pecinta UAV dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Grup Robot, Globalindo Technology Services Indonesia, dan Institut Teknologi Telkom.

Pemaparan sejarah teknologi UAV Indonesia dan aplikasi yang bisa dikembangkan dari teknologi UAV. Para peserta juga akan diberi pemaparan literatur dan demo langsung (demo terbang) pesawat UAV Kujang milik Dipl.-Ing. Endri Rachman.

Seminar Nasional bertema “National Seminar on UAV, Technology and Its Applications” akan diselenggarakan Sabtu (24/12/2011) pagi di GSG Institut Teknologi Telkom, Bandung.

Pembicara dalam seminar ini adalah

Dipl.-Ing Endri Rachman (Pakar UAV), Ir. A. Ali Muayyadi, Msc., PhD (Dekan Fakultas Elektro dan Komunikasi IT Telkom Bandung), dan

Adiatmo Rahardi (Pendiri Grup Robot).

Pengenalan teknologi UAV kepada mahasiswa dan masyarakat teknologi Indonesia pada seminar ini diharapkan menjadi pembibitan Roboticist muda Indonesia untuk dapat menjadi ahli UAV di masa depan. Selain pemberian materi dan demo, BAKSOS pemberian bantuan kepada anak-anak Panti Asuhan “Ratu Relista”.

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
v  Hari                 : Sabtu
v  Tanggal           : 24 Desember 2011
v  Waktu             : 08.00 – 16.00 WIB
v  Tempat            : Gedung Serba Guna (GSG) Institut Teknologi Telkom, Bandung

Informasi:
Eka (087822085805)
Bima (089656250652)
EIRRG LABS IT TELKOM, Bandung (Gedung H-10, IT TELKOM)


Posted in EventNGI, Regional Bandung | No Comments »

Bedaya Kajongan, Tradisi Tari Keraton yang Terancam Punah


Posted by Promosi Online on December 7, 2011

Dalam sejarahnya, Cirebon dikenal sebagai pusat penyebaran agama Islam, yang juga memiliki kekayaan seni tradisi

adiluhung. Di antaranya berupa seni tari yang sarat dengan makna filosofi. Namun saat ini kebanyakan orang hanya mengenal

Tari Topeng. Padahal, masih ada sedikitnya delapan jenis tari tradisional Cirebon yang lain, yaitu Tari Bedaya Kajongan,

Tari Bedaya Rimbe, Tari Bedaya Gododan, Tari Bedaya Golekan, Tari Bedaya Kembang, Tari Bedaya Perang Keris, Tari Bedaya

Tumenggung dan Tari Bedaya Rahwana Gandrung. Namun beberapa jenis tari tradisional Cirebon tersebut mulai banyak

dilupakan orang, dan tidak sedikit pula yang sama sekali tidak mengenalnya. Kondisi itulah yang memunculkan keprihatinan

di kalangan keluarga Keraton Kanoman. Pada tahun 1990-an silam, dilakukanlah upaya revitalisasi Tari Bedaya Rimbe, yang

telah berhasil dikonstruksi ulang baik gerak, gamelan  dan juga kostum busananya. Tari Bedaya Rimbe ini sudah pula

dipentaskan kembali pada tahun 2004 lalu, dalam upacara Jumenengan Sultan Raja Mohammad Emirudin sebagai Sultan Kanoman

Ke XII.

Awal Mei 2011, Patih Kanoman Pangeran Raja Qodiran dan Ratu Raja Arimbi Nurtina, ST mendapat titah dari Sultan Raja

Mochamad Emirudin, untuk  kembali membentuk Tim Revitalisasi, guna melakukan penelusuran Tari Bedaya Kajongan. Sejumlah

mantan penari keraton, dan Pangeran Agus Djoni beserta Elang Mamat Nurahmat putranya dilibatkan dalam upaya revitalisasi

tersebut. Bukan hanya sebagai sumber  utama penggalian data, tetapi juga dalam penataan kembali gerak tari, gamelan dan

busana.

Tari Bedaya Kajongan ini dipentaskan terakhir kalinya pada awal tahun 1970, dalam acara hajat khitan salah satu keluarga

Keraton Kanoman. dalam pementasan Tari Bedaya Kajongan jumlah penarinya harus genap. Bisa enam orang, empat orang atau

dua orang. Tari Bedaya Kajongan menggambarkan adegan perang dan karena itu penarinya harus berpasangan.

Filosofinya, perang yang dimaksud dalam Bedaya kajongan adalah peperangan yang harus dilakukan oleh setiap kaum wanita

untuk menundukkan hawa nafsunya. Tari Kajongan memang berbicara tentang peran penting wanita dalam membentuk masyarakat

dan bangsa. Pesan yang terkandung dalam tarian ini adalah: “Baik atau buruknya suatu bangsa tergantung pada kaum

wanitanya. Apabila para wanitanya baik, maka bangsa itu akan menjadi baik. Tapi apabila kaum wanitanya tidak bermoral,

dikuasai oleh nafsunya sendiri, maka bangsa itu akan rusak dan hancur”.

Pada tahun 2009 silam, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat Herdiwan pernah mengingatkan tentang banyaknya

jenis kesenian tradisional yang terancam punah. Menurutnya, ada sekitar 300 jenis kesenian tradisional yang akan punah

dan menuju kepunahan. Dari jumlah tersebut, dapat dipastikan beberapa di antaranya adalah seni tari  tradisional Cirebon

yang disebutkan tadi.


Posted in EventNGT | No Comments »

PictFest 2011


Posted by Promosi Online on December 6, 2011

PictFest 2011 adalah perhelatan yang mempertemukan komunitas, pelaku dan penikmat fotografi, khususnya penggiat kegiatan

memotret online di Indonesia. Bisa pula dikatakan sebagai kopi darat (kopdar) komunitas fotografi dan photography

industry stakeholdersyang aktif di media sosial Indonesia.


Posted in EventNGI, Regional Jakarta | 1 Comment »

Donasi untuk pelestarian BOROBUDUR


Posted by Promosi Online on December 6, 2011

Seperti kita ketahui, Borobudur saat ini sedang memasuki tahap utk pemulihan setelah terkena bencana erupsi Merapi beberapa waktu silam. Tentunya untuk melakukan upaya pemulihan tersebut diperlukan waktu, tenaga dan juga sumber daya yang besar.

Untuk itu, buat teman2 yang ingin turut serta menjadi bagian dari upaya pemulihan dan pelestarian Candi Borobudur ini bisa membantunya melalui program donasi utk Borobudur. Dengan menyisihkan uang sebesar Rp. 250.000 teman2 bisa mendapatkan buku eksklusif Borobudur (seperti terlihat di poster)

Info lebih lanjut: http://forum.nationalgeographic.co.id/topic-1651.html


Posted in EventNGI, Regional Jakarta, Regional Yogyakarta | Tagged: , | No Comments »

Konser Keajaiban Indonesia


Posted by Promosi Online on December 6, 2011

Majalah Marketeers bersama dengan MarkPlus, Inc tengah membantu promosi pariwisata Indonesia melalui program kampanye

The Real Wonder of the World (WOW). Program ini merupakan insiatif kami sebagai perusahaan media swasta dalam rangka

memasarkan pariwisawa Indonesia sebagai situs dunia yang penuh dengan keajaiban terutama dalam aspek budaya dan alam.


Posted in EventNGT, Regional Jakarta | No Comments »

Pameran besar fotografi: Night Activity


Posted by Promosi Online on November 17, 2011


Posted in EventNGI, FOTOKITA | No Comments »

Travel Your Dreams


Posted by Promosi Online on November 15, 2011

Punya mimpi keliling dunia? Di acara ini, enam orang presenter akan membawakan presentasi destinasi traveling menarik dalam format Pecha Kucha 20×20, yaitu 20 slide yang diputar maju secara otomatis setiap 20 detik.

Presenters – presentation about:

1. Erick Ady Novendra – Vietnam
2. Ariyanto (author of Rp2jt Keliling China Selatan) – China Selatan
3. Hartono Rakiman (author of Illegal Alien) – USA
4. Suluh Pratitasari (author of Tales from The Road) – UK
5. Andrei Budiman (author of Travellous) – Japan
6. Y. Venkanteswari (author of Jalan-jalan Hemat ke Eropa) – Eropa

Acaranya gratis & ada doorprize-nya. Sampai ketemu disana! )

link FB event: http://www.facebook.com/event.php?eid=142964015803400


Posted in Regional Yogyakarta | No Comments »

Diskusi Geo Tourism dan Geo Travel


Posted by Promosi Online on October 3, 2011

Geo Tourism dan Geo Travel

Pembicara: Bayu DM Kusuma (Editor National Geographic Indonesia)
Moderator: Purwo Subagyo (Digital Strategist National Geographic Indonesia)
Lokasi: Pameran Deep & Extreme Surabaya 2011

Sabtu, 8-10-2011
Convention Hall, Gramedia Expo Jl. Basuki Rahmat No. 93-105 Surabaya
Waktu: Pukul. 15.00-selesai (pendaftaran 30 menit sebelumnya)

Benefit: Goodie bag, kuis dan doorprize (Merchandise National Geographic Indonesia)
(tidak termasuk tiket masuk pameran)

Pendaftaran: email ke vitra@nationalgeographic.co.id (tempat terbatas)

Untuk berdiskusi mengenai acara ini silakan klik: http://forum.nationalgeographic.co.id/topic-1489.html

Salam
National Geographic Indonesia
Follow @NGIndonesia


Posted in EventNGI | No Comments »